Latest News

Mengenal Lebih Dalam Baju Cheongsam Pria di Cina


Tahun baru Imlek lekat dengan beberapa hal seperti pernak pernik lampion, barongsai dan baju cheongsam. Sejak lama baju cheongsam memang telah menjadi busana khas untuk merayakan tahun baru masyarakat Tionghoa ini. cheongsam sendiri lebih banyak terlihat dikenakan oleh wanita. padahal, cheongsam juga dikenakan oleh laki-laki yang dikenal dengan nama Changsan. Sedangkan cheongsam wanita juga biasa disebut dengan Qipao.

Tak jauh beda dengan cheongsam wanita, cheongsam pria juga identik dengan kerah yang
tinggi dan model kancing menyerong atau biasa disebut model shanghai. Baju cheongsam pria atau Changshan merupakan pakaian tradisional Cina yang digunakan oleh orang tua puak pada lewat 2006, sewaktu pesta Da Jiu tempatan di Tuen Mun District Hong Kong. Chángshān atau secara harfiah berarti "baju panjang" adalah persamaan model baju untuk lelaki dengan cheongsam (qipao) wanita.

Sejarah baju cheongsam pria

Bersamaan dengan qipao, Changsan telah dikenal di masa Dinasti Qing (abad ke-17-abad ke-20). Pada 1636, orang Manchu mengarahkan seluruh suku Cina Han untuk wajib menggunakan gaya pakaian changshan, jika tidak mereka akan mengalami hukuman yang berat. Meskipun, pada tahun 1644 selepas kejatuhan Dinasti Ming, orang Manchu justru menghentikan perintah ini dan hanya pegawai istana dan kerajaan yang perlu mengenakan Hanfu. Sebenarnya rakyat biasa juga masih boleh memakai hanfu. Meskipun, di sisi lain rakyat biasa pun dapat menggunakan changshan dan qipao secara bebas sebagai pakaian mereka sendiri. Oleh karena itu, gaya pakaian tradisional cheongsam Hanfu Cina akhirnya diganti dan seiring berjalannya waktu gaya cheongsam Manchu lebih terkenal dan populer. Changshan sendiri menjadi pakaian resmi lelaki Cina sebelum baju gaya Barat masuk dan umum dikenakan di China. Cheongsam lelaki tampak bagus dengan kota luar barat, fedora, dan skarf, yang menggambarkan kemodernan unik Asia Timur.

Pemakaian changshan dan pakaian mirip lain di Shanghai berakhir saat Revolusi Komunis 1949. Tetapi, pendatang sekaligus pelarian dari Shanghai membawa gaya fashion tersebut ke Hong Kong sehingga cheongsam tetap menjadi populer. Kini, model-model cheongsam sudah disesuaikan dengan perkembangan fashion yang lebih modern dan unik bahkan bertaraf internasional.

Kegunaan baju cheongsam pria


Zaman dahulu, Changshan dikenakan pada acara-acara tertentu seperti pernikahan, dan pada upacara resmi bersejarah Cina. Seiring berjalannya waktu, pakaian ini juga menjadi busana sehari-hari warga Cina. Jika changsan merah digunakan di saat perayaan seperti Imlek, changshan hitam yang dipadukan topi hitam bulat menjadi pakaian pengebumian untuk lelaki Cina. Saat ini, Changshan  sendiri tidak sering dipakai para lelaki di tanah besar China, kecuali sewaktu perayaan Cina tradisional.

Dibandingkan baju cheongsam wanita, baju cheongsam Pria semakin hari semakin langka dan lebih susah ditemukan di pasaran. Alternatif saat Imlek ialah dengan menyewa penjahit untuk membuatnya namun tentu memerlukan waktu yang cukup lama. Namun, Anda tak perlu capek berkeliling antar satu toko ke toko lain lagi untuk mencarinya. Anda bisa memesannya secara online di situs belanja Bukalapak. Selain baju cheongsam Anda juga bisa menemukan pernak-pernik khas tahun baru Imlek lain disana seperti wadah angpao dan lain sebagainya.

Bukalapak merupakan marketplace yang menawarkan kemudahan saat berbelanja online. Beberapa alasan yang akan menepis keraguan Anda untuk bertransaksi di sana diantaranya server yang stabil, customer service memuaskan, dan catatan toko serta estimasi biaya ongkos kirim langsung tampak  Anda jadi lebih mudah mendapatkan baju Changsan yang sesuai dengan kebutuhan tanpa perlu keluar rumah.

0 Response to "Mengenal Lebih Dalam Baju Cheongsam Pria di Cina"

Terima Kasih sudah berkunjung di blog catatansimpel.com

Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan
Jangan lupa berkunjung lagi :)