Latest News

Membedakan Biang Keringat dan Gejala Alergi Pada Bayi, Serupa Tapi Tak Sama

Alergi dan biang keringat adalah dua hal yang merupakan hal “normal” yang dialami oleh seseorang ketika bayi. Bahkan beberapa orang menyatakan bahwa kedua hal tersebut adalah semacam rite of passage yang dialami seseorang sebelum akhirnya mereka bisa mengatasinya. Namun ini bukan berarti Anda bisa meremehkan gejala alergi pada bayi maupun biang keringat ketika ini terjadi pada anak Anda.



Namun karena kemiripan dalam gejalanya, kadang alergi dan biang keringat sering disamakan maupun tertukar. Meskipun keduanya jelas merupakan gangguan kesehatan yang berbeda. Perhatikan ini:

   1.  Biang keringat

Masalah kulit yang terjadi karena keringat yang tak keluar sebagaimana normalnya, tapi tersimpan dan tak bisa keluar di dalam tubuh. Ini mengakibatkan munculnya bintik-bintik kecil yang gatal dan menyebar. Biasanya ini terjadi karena udara yang panas.

   2. Alergi kulit

Alergi adalah reaksi yang dialami ketika bayi tak sengaja terpapar atau mengkonsumsi pemicu alergi mereka. Sistem imunitas tubuh menganggap alergen (penyebab alergi) tersebut sebagai substansi yang berbahaya terhadap tubuh dan berusaha melawannya, yang melibatkan berbagai organ di tubuh, termasuk kulit.

Agar perbedaan biang keringat dan alergi kulit lebih jelas lagi, Anda sebaiknya membawanya ke dokter. Tapi agar Anda bisa mengenalinya, perhatikan hal berikut:
  • Alergi biasanya membuat anak mengalami biduran dan eksim di kulit, dan biasanya sudah terasa gatal di saat pertama kali ruam-ruam tersebut muncul. Rasa gatal ini bakal hilang ketika suhu tubuh turun.

  • Untuk biang keringat, karakteristiknya berbeda karena bentuknya seperti bintik-bintik kecil, muncul ketika bayi berkeringat sangat banyak, dan muncul pada area yang tertutup dengan pakaian. Biasanya ini terjadi karena kurangnya kebersihan kulit yang membuat kotoran menumpuk di kelenjar keringat.


Hati-hatilah dalam mendeteksi gejala alergi pada bayi agar Anda tak keliru dalam menanganinya. Perhatikan dengan seksama penyebabnya, kapan terjadinya, kapan saat ruam-ruam tersebut berkurang, dan perhatikan apakah ada keluhan lanjutan. Sebaiknya setelah itu, segera cek alergi anak atau datang ke dokter untuk penanganan. Cobalah juga mengganti susu sapi yang di konsumsinya dengan alternatif lain seperti susu Soya SGM untuk melihat apakah gejalanya tidak terulang lagi.

0 Response to "Membedakan Biang Keringat dan Gejala Alergi Pada Bayi, Serupa Tapi Tak Sama"

Terima Kasih sudah berkunjung di blog catatansimpel.com

Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan
Jangan lupa berkunjung lagi :)