Latest News

Budaya Membuang Sampah Ke Sungai Banjarmasin



Di forum-forum facebook warga Banjarmasin saya sering membaca komentar warga yang menyalahkan pemerintah setiap kali yang dibahas adalah mengenai kebersihan sungai. Intinya sih warga berkeinginan agar pemerintah bertindak tegas dalam kebersihan sungai di kota banjarmasin, sebab sudah beberapa tahun belakangan ini kota banjarmasin setiap kali diguyur hujan maka dapat dipastikan ‘calap’ alias air menggenang memasuki daratan di beberapa tempat dan jalan Banjarmasin.

Sebenarnya jika saya menilai, sikap membuang sampah sembarangan jangan hanya menyalahkan pemerintah, memang pemerintah hendaknya turut mengambil peran disini, misalkan dengan mengadakan kunjungan sosialisasi ke warga agar tidak membuang sampah sembarangan, tapi sebaiknya ada kesadaran juga dari warganya sendiri.


Pernah juga ada postingan yang membandingkan sungai di jepang dan di indonesia, terlihat di foto, sungai di jepang dihiasi dengan ikan, sementara sungai di indonesia di hiasi dengan sampah. Saya pernah membaca disuatu artikel, disiplin di jepang untuk menjaga kebersihan sudah menjadi kebiasaan di sana, entah itu di lingkungan keluarga hingga di sekolah, di sekolah bahkan ada jadwal rutin membersihkan wc bersama para guru dan murid, itu hanya salah satu contohnya, intinya jika ingin berubah harus dimulai dari diri sendiri dan harus ada pembiasaan dari sekarang.

Saya ingat, pelajaran dari guru saya semasa saya masih bersekolah di MI, katanya orang di luar negri (saya lupa negara mana) jika ingin membuang sampah namun tidak ada sampah di dekat situ, maka sampahnya di simpan dulu sementara, kemudian jika menemukan bak sampah baru dibuang (Alhamdulillah saya bisa menerapkan ini), berbeda dengan sebagian masyarakat kita, tidak usah jauh saya menilai, beberapa kali, eh, bukan hanya beberapa kali tapi sangat sering saya melihat orang yang berkendaraan roda dua membuang sampah dilempar keselokan, orang yang beroda empat membuang sampah semaunya melalui kaca jendela mobil, sekali lagi ini sering terjadi didepan mata kepala saya sendiri.

Solusi dari saya ? sudah terselip solusinya pada tulisan di atas. Semoga kota Banjarmasin tetap menjadi kota seribu sungai dan tidak berubah menjadi kota seribu sampah.

1 Response to "Budaya Membuang Sampah Ke Sungai Banjarmasin"

Terima Kasih sudah berkunjung di blog catatansimpel.com

Silahkan tinggalkan komentar jika berkenan
Jangan lupa berkunjung lagi :)